
KUTALIMAN - Warsono (64) Tahun, seorang Petani di Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas mendukung dan menyambut baik Program Peningkatan Tata Guna Air (P3A-TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum yang dilaksanakan di irigasi Cacaban, Daerah Irigasi Watupala, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.
"Saya sangat senang dengan adanya program ini sawah-sawah yang dulunya sulit mendapatkan air sekarang sudah bisa teraliri air dengan cukup sehingga bisa meningkatkan produksi sawah pertanian di daerah ini, Pokoke mantap pak siki banyune gede wis ora rebutan maning angger arep ngileni banyu" kata Warsono, Sabtu 11/10/25 di lokasi persawahan Desa Kutaliman.
Senada, Warsim al Khoeron (56) tahun, seorang pemilik sekaligus penggarap sawah dikawasan tersebut, mengaku senang dengan adanya program P3A-TGAI dari Kementerian Pekerjaan Umum
" Saya sudah 9 Tahun kering sawah yang saya garap hanya bisa ditanami palawija bahkan beberapa teman saya sudah mengalihfungsikan sawahnya untuk dijadikan kebun pisang karena tidak bisa menanam padi alhamdulillah sue goli ngenteni anane perhatian, potongan ngarep aku bisa nyawah maning kro batir-batir sing sawahe ngisore aku potongan ngarep bisa nyawah maning pak maturnuwun bgt program kie sangat bermanfaat go nyong pada petani" Kata Tarsim
Proyek Pembangunan Irigasi dengan pagu Rp 195.000.000 dari APBN ini digarap oleh masyarakat/ P3A dengan sistem swakelola dengan panjang mencapai 550 M spesifikasi teknis cor cyclop

Informasi, P3A-TGAI adalah program Kementerian Pekerjaan Umum, untuk merehabilitasi, Meningkatkan atau Membangun Jaringan Irigasi melalui partisipasi masyarakat petani melalui sistem swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), atau induk P3A (IP3A)
Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, stabilitas harga pangan, kesejahteraan petani serta mendorong program dari Presiden Republik Indonesia terkait Kedaulatan Pangan, Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Nasional dan Juga membantu penganggaran di pemerintah desa terkait pembangunan infrastruktur masyarakat sehingga pembangunan di daerah pedesaan bisa berjalan maksimal, cepat dan langsung dirasakan oleh masyarakat khususnya di Desa Kutaliman
-Pemdes Kutaliman-